Ads (728x90)

25 Raksasa Penghasil Minyak Terbesar Dunia
Minyak dan gas (migas) sudah menjadi bagian kebutuhan energi bagi masyarakat di dunia sejak dahulu kala. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, hingga pasokan energi bagi industri.
Komoditas alam ini ikut menjadi pusaran prioritas bisnis pencetak uang di dunia. Suka tidak suka, perusahaan-perusahaan penggali migas yang ada di seluruh dunia membuat bumi tetap berputar dan akan terus berjalan selama beberapa tahun ke depan.
Di antara perusahaan-perusahaan tersebut bahkan ada yang mampu memproduksi minyak hingga jutaan barel setiap hari.
Berikut 25 perusahaan minyak terbesar di dunia, mengacu pada kapasitas volume produksi per hari seperti melansir laman Forbes, Rabu, (12/6/2013):

1. Saudi Aramco
Produksi: 12,5 juta barel per hari
Sejauh ini, Saudi Aramco merupakan perusahaan energi terbesar di dunia dengan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar per hari. Lahan tambang terbesar Saudi Aramco bisa menghasilkan 5 juta barel per hari.

2. Gazprom
Produksi: 9,7 juta barel per hari
Gazpum, perusahaan asal Rusia merupakan produsen gas alam terbesar di dunia. Keuntungannya bisa mencapai lebih dari US$ 40 miliar per tahun.

3. Iranian Oil Co
Produksi: 6,4 juta barel per hari
Iran dipaksa menghentikan produksi minyaknya menyusul sanksi internasional. Meski begitu, Iran tetap menjadi produsen minyak dan gas terbesar di dunia.

4. ExxonMobil
Produksi: 5,3 juta barel per hari
Keuntungan tahunan Exxon sebesar US$ 40 miliar terlihat sedikit dibandingkan transaksi penjualan yang melambung hingga US$ 400 miliar.
Exxon saat ini tengah membahas kerjasamanya dengan produsen minyak raksasa Rusia, Rosneft.

5. PetroChina
Produksi: 4,4 juta barel per hari
Perusahaan minyak milik negara ini merupakan yang ketiga terbesar di China. PetroChina juga memiliki catatan pasar tertinggi dibanding penjualan dari produsen lain.
Saat ini China sudah memproduksi lebih banyak minyak daripada ExxonMobil.

6. BP
Produksi: 4,1 juta barel per hari
Saat ini BP tengah kewalahan mempertahankan jumlah produksi 4,1 juta barel per hari. Perusahaan tengah membahas penjualan 50% sahamnya di TNK-BP Rusia atau setara dengan sepertiga hasil produksi.

7. Royal Dutch Shell
Produksi : 3,9 juta barel per hari
Shell berharap musin panas ini bisa mulai mengebor minyak di pantai Chuckchi Alaska. Selama bertahun-tahun Shell terus menyempurnakan rencana pengeboran minyaknya di beberapa lokasi tambang.
8. Pemex
Produksi: 3,6 juta barel per hari
Hasil produksi lahan tambang terbesar di Mexico, Cantarell anjlok sebanyak 2 juta barel per hari. Sisanya saat ini hanya sekitar 600 ribu barel per hari.
Pemex berperan menutupi kelangkaan akibat kurangnya pasokan minyak dari pertambangan lain.

9. Chevron
Produksi : 3,5 juta barel per hari
Chevron membeli Atlas Petroleum pada 2010 seharga US$ 4,3 miliar untuk menambah lahan di Marcellus dan shale Utica. Dengan harga gas yang rendah, sebagian mengharapkan kesepakatan yang lebih besar.

10. Kuwait Petroleum Corp
Produksi: 3,2 juta barel per hari
Perusahaan minyak Kuwait ini berdiri pada 1934 oleh perusahaan yang saat ini dikenal sebagai Chevron dan BP. Pada 1975, perusahaan kemudian dipatenkan menjadi milik negara.
Saat ini, operasi tambang di Burgan yang merupakan lahan terbesar Kuwait dilanjutkan Chevron.

11. Abu Dhabi National Oil Co
Produksi: 2,9 juta barel per hari
Abu Dhabi merupakan pusat kekuatan Uni Emirat Arab. Posisinya yang strategis dimanfaatkan untuk membangun saluran pipa minyak ke Fujairah guna memudahkan ekspor ke luar.

12. Sonatrach
Produksi; 2,7 juta barel per hari
Gas alam mendominasi hasil produksi perusahaan energi nasional Algeria ini. Kebanyakan hasil produksinya di ekspor ke Eropa.

13. Total
Produksi: 2,7 juta barel per hari
Presiden Prancis Francois Hollande mengenakan jenis pajak baru pada inventasi minyak terhitung Juli 2012.
Dalam tanggapannya, CEO Total Christophe de Margerie mengatakan, tindakan ini akan menguras US$ 200 juta pendapatan Total pada 2012 dan mengganggu sektor penyulingan minyak yang sedang tak baik.

14. Petrobras
Produksi: 2,7 juta barel per hari
Mantan CEO Petrobas Sergio Gabrielli menyerahkan jabatan pada bos baru Maria das Gracas Silva Foster Februari lalu.
Perusahaan sedang berupaya untuk mengembangkan lahan minyak raksasa dengan kedalaman tinggi di luar negeri.

15. Rosneft
Produksi: 2,6 juta barel per hari
Sama dengan Gazprom, Rosneft adalah perusahaan minyak milik Russia. Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat menghadiri diskusi yang menandakan kerjasama Rosneft dan ExxonMobil untuk mengeksplorasi pantai-pantai di negaranya.

16. Iraqi Oil Ministry
Produksi: 2,3 juta barel per hari
Peringkat Irak sebagai produsen minyak terbesar di dunia bisa terus meningkat karena lahan-lahan tambang raksasanya terus berproduksi.
Pengeboran tahap 2 di Qurna Barat, proyek yang dioperasikan Lukoil milik Rusia menghasilkan sekitar 13 miliar barel.

17. Qatar Petroleum
Produksi: 2,3 juta barel per hari
Mayoritas produksi Qatar adalah gas alam yang tersebar ke seluruh dunia sebagai gas alam cair (LNG). Qatar menyediakan lahan gas alami terbesar di dunia yang di bawah tanah Persian Gulf dengan Iran.

18. Lukoil
Produksi: 2,2 juta barel per hari
Lukoil didirikan tahun 1991 oleh Mantan Wakil Menteri Vagit Alekperov yang masih menjalankan perusahaan hingga saat ini. Dirinya memiliki 20% saham perusahaan seharga US$ 13 miliar.

19. Eni
Produksi: 2,2 juta barel per hari
Eni adalah produsen minyak unggul di Italia. CEO Eni Paolo Scaroni dalam beberapa tahun menyusun landasan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan seperti Pdvsa, Venezuela dan Rosneft, Rusia.

20. Statoil
Produksi: 2,1 juta barel per hari
Pemerintah Norwegia memiliki 67% saham di Statoil. Investasi perusahaan di Amerika sudah mencapai lebih dari Us$ 20 miliar termasuk akuisisi Bakken-focused Brigham Exploration sebesar US$ 4,7 miliar pada 2011.

21. ConocoPhillips
Produksi: 2 juta barel per hari
Tahun ini ConocoPhillips meluaskan bisnis kilang minyaknya menyusul keinginan Phillips 66 untuk fokus pada operasi-operasi di permukaan.

22. Petroleos de Venezuela
Produksi: 1,9 juta barel per hari
Perusahaan minyak Venezuela yang lebih dikenal dengan sebutan Pdvsa ini, lebih terlihat sebagai bank pribadi Presiden Hugo Chavez yang membuat perusahaan menderita karena harus membayar program-program sosialnya. Hasil produksi sendiri sudah menurun sejak 1998.

23. Sinopec
Produksi: 1,6 juta barel per hari
Sinopec merupakan kilang minyak terbesar China. Tahun ini Sinopec menghentikan usaha shale-nya dengan Devon Energy.

24. Nigerian National Petroleum
Produksi: 1,4 juta barel per hari
Di tengah-tengah kehancuran ekonomi akibat korupsi di industri minyak negara Nigeria, Presiden Goodluck Jonathan juga diketahui melakukan korupsi pada beberapa eksekutif.

25. Petronas
Produksi: 1,4 juta barel per hari
Perusahaan minyak raksasa Malaysia membangun markasnya di menara kembar Petronas. Petronas belakangan melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri dan saat ini sedang dalam proses negosiasi dengan perusahaan gas Progress Energy Kanada untuk memperoleh dana sebesar Us$ 5,4 miliar.